Pelaksanaan pekerjaan jalan, alat berat memegang peranan penting dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Waktu pelaksanaan berbanding lurus dengan jumlah alat-alat berat yang dimobilisasi pada pekerjaan tersebut bertujuan untuk mengetahui produktivitas alat berat dilapangan peneliti pada proyek pembangunan jalan pada ruas jalan Bora-Pandere. Metode peneliti yang dilakukan adalah membandingkan antara produktivitas sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 68/SE/Dk/2024. Dengan metode pelaksanaan dilapangan. Hasil penelitian diperoleh bahan pelaksanan pekerjaan penghamparan aspal yaitu laston lapis Aus AC-WC diselesaikan selama 19 hari, dengan volume aspal sebesar 5678,27 ton. Namun dalam pelaksanaan dilapangan waktu yang dibutuhkan adalah 7 bulan. Hal ini disebabkan pekerjaan pengaspalan tergantung pada pelaksanaan pekerjaan struktur bawah pekerjaan tersebut. Pada pekerjaan Pembangunan Jalan Bora-Pandere yaitu pengaspalalan alat-alat berat yang digunakan antara lain: Dump Truck, Asphalt Finisher, Tandem Roller, dan Pneumatic tire roller.
Copyrights © 2025