Studi ini mengevaluasi stabilitas lereng pada Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan, Paket 2B, STA 30+450, menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) sebagai dasar parameter tanah. Analisis menggunakan metode Janbu dan Plaxis 2D dengan Metode Elemen Hingga. Hasil menunjukkan bahwa dalam kondisi statis lereng stabil, dengan faktor keamanan di atas standar minimum. Namun, pembebanan seismik berdasarkan SNI 1726:2019 menurunkan faktor keamanan mendekati tingkat kritis, dengan deformasi yang signifikan pada lapisan tanah lunak. Hasil ini menekankan perlunya drainase yang tepat, pengelolaan geometri lereng, dan penguatan tanah untuk menjaga stabilitas. Studi ini memberikan rekomendasi praktis untuk mitigasi risiko tanah longsor pada proyek jalan tol dan memberikan kontribusi akademis dengan menggabungkan interpretasi tanah berbasis SPT dengan analisis numerik.
Copyrights © 2025