Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah kesehatan prioritas di Indonesia. Pendekatan siklus kehidupan menempatkan remaja putri sebagai kelompok strategis pencegahan karena berperan sebagai calon ibu. Namun, bukti tentang determinan dan efektivitas upaya pencegahan stunting pada remaja putri masih tersebar dan jarang disintesis dengan konteks kebijakan nasional dan daerah. Tujuan: Mengkaji faktor determinan dan upaya pencegahan stunting pada remaja putri serta implikasinya bagi praktik kebidanan dalam kerangka kebijakan nasional dan Jawa Tengah. Metode: Systematic review mengikuti PRISMA. Lima belas artikel (2019-2025) tentang remaja/stunting, determinan dan intervensi diseleksi berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi. Data disintesis secara naratif tematik. Hasil: Empat tema utama diidentifikasi: determinan biologis-gizi (pola makan, anemia, riwayat lahir), faktor sosial ekonomi-lingkungan (pendidikan, pendapatan, sanitasi), faktor psikososial-sosial budaya (nikah dini, self-efficacy, kesehatan mental) dan intervensi pencegahan (edukasi berbasis sekolah/komunitas dan media digital) yang meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri. Simpulan: Stunting pada remaja putri bersifat multidimensional. Penguatan promosi-preventif sejak remaja, selaras dengan kebijakan nasional dan Jawa Tengah, relevan untuk praktik kebidanan dalam memutus siklus antargenerasi stunting.
Copyrights © 2026