Perilaku narsistik pada remaja semakin menonjol seiring meningkatnya penggunaan Instagram sebagai media sosial berbasis visual yang sarat dengan evaluasi sosial. Dalam konteks perkembangan remaja, kondisi ini berpotensi memengaruhi dinamika self-esteem dan ekspresi diri di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-esteem dan perilaku narsistik siswa pengguna Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang dilaksanakan di SMA Negeri 4 Prabumulih. Sampel penelitian berjumlah 43 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket self-esteem dan perilaku narsistik, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Pearson menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-esteem dan perilaku narsistik siswa berada pada kategori sedang. Analisis inferensial menemukan adanya hubungan positif dan signifikan antara self-esteem dan perilaku narsistik (r = 0,484; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa self-esteem pada remaja dapat berjalan seiring dengan kecenderungan narsistik sebagai strategi pencitraan diri dan pencarian validasi sosial di Instagram. Hasil penelitian memiliki implikasi penting bagi layanan bimbingan dan konseling sekolah dalam mengembangkan intervensi penguatan self-esteem yang adaptif di era digital.
Copyrights © 2025