Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan market day dan menganalisis faktor pendukung serta penghambatnya dalam membentuk jiwa entrepreneurship anak usia dini di RA Muslimat Dewi Aisyah. Latar belakang penelitian didasari pentingnya pendidikan kewirausahaan pada masa golden age untuk menstimulasi kemandirian, kreativitas, dan keterampilan sosial anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara (kepala sekolah dan guru), dan dokumentasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode, sedangkan analisis data dilakukan secara interaktif mengikuti model Miles dan Huberman melalui proses reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan market day dilaksanakan melalui tiga tahap sistematis: (1) pra-market day (sosialisasi dan persiapan), (2) pelaksanaan (praktik jual beli langsung), dan (3) pasca-market day (refleksi dan penghitungan hasil). Kegiatan ini efektif menumbuhkan aspek keberanian, tanggung jawab, kejujuran, dan pemahaman konsep jual beli sederhana. Faktor pendukung utama adalah kolaborasi kuat sekolah-wali murid dan penyediaan modal oleh sekolah. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterlibatan orang tua yang terlalu dominan, keterbatasan lahan, dan persiapan teknis yang belum optimal. Simpulan penelitian menggarisbawahi bahwa market day merupakan strategi pembelajaran berbasis pengalaman yang efektif, namun memerlukan pengelolaan partisipasi dan sumber daya yang lebih matang untuk mengoptimalkan hasilnya.
Copyrights © 2025