Miopia merupakan kelainan refraksi yang ditandai dengan bayangan objek jatuh di depan retina sehingga menyebabkan penglihatan jauh menjadi kabur. Prevalensi miopia cukup tinggi pada remaja usia sekolah menengah dan dipengaruhi oleh faktor genetik serta perilaku visual seperti membaca jarak dekat dan penggunaan gawai dalam waktu lama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan miopia melalui edukasi kesehatan mata di Yayasan Bina Siswa Madani. Metode yang digunakan adalah metode edukatif dengan pemberian pendidikan kesehatan tentang kesehatan mata kepada 42 siswa kelas X dan XI. Evaluasi dilakukan menggunakan post-test untuk menilai tingkat pemahaman siswa setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait miopia dan upaya pencegahannya, yang ditunjukkan oleh kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan post test dengan baik. Edukasi kesehatan mata terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai miopia, sehingga diharapkan dapat mendorong perilaku positif dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah progresivitas miopia.
Copyrights © 2026