Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Perlakuan Skarifikasi Fisik dan Lama Perendaman Air Kelapa Terhadap Viabilitas Benih Sirsak (Annona muricata L.) Kartina, Kartina; Yenny, Ratna Fitry; Salsabila, Zahwa
Jurnal Agroekoteknologi Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jur.agroekotetek.v15i2.21175

Abstract

This research was aimed to know the effect of Physical Scarification and Soaking Time of Coconut Water to Viability of Soursop Seed (Annona muricata L.). This research was carried out from March until April 2022 at the Greenhouse of Faculty of Agriculture University of Sultan Ageng Tirtayasa. The research used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of two factors. The first factor was the physical scarification, which consists of 3 levels namely S0 (Without scarification), S1 (Sanding one side of the seed), and S2 (Sanding two sides seed). The second factor was soaking time of coconut water, which consists of 3 levels namely L0 (Without soaking), L1 (Soaking time 12 hours), and L2 (Soaking time 24 hours). The combination of the two factors was repeated three times, so that 27 experimental units are obtained. The result showed that the scarification treatment with sanding one side of the seed (S1) gave the best effect on the parameters of germination age (18.22 days), maximum growth potential (58.89%), power of germination (55.56%), normal sprout (51.11%), growth rate (1.70%/day), and seeds that did not grow (44.44%). The soaking time of coconut water 24 hours (L2) gave the best effect on the parameters of germination age (17 days), maximum growth potential (61.11%), power of germination (63.33%), normal sprout (54.44%), growth rate (1.81%/day), and seeds that did not grow (38.89%). There was no interaction between the physical scarification  and the soaking time of coconut water for all parameters of observed.
Pendidikan Kesehatan Tentang Miopia Pada Remaja di Yayasan Bina Siswa Madani Manumara, Theophylia Melisa; Ramadhan, Muhammad Deri; Chairunnisa, Nayla; Rahmawati, Silvi; Aris, Siva Silfiyana; Santi, Mirna Laras; Setiasih, Gilda Titin; Afifah, Neng; Salsabila, Zahwa; Putri, Destiyani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bndxjw89

Abstract

Miopia merupakan kelainan refraksi yang ditandai dengan bayangan objek jatuh di depan retina sehingga menyebabkan penglihatan jauh menjadi kabur. Prevalensi miopia cukup tinggi pada remaja usia sekolah menengah dan dipengaruhi oleh faktor genetik serta perilaku visual seperti membaca jarak dekat dan penggunaan gawai dalam waktu lama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan miopia melalui edukasi kesehatan mata di Yayasan Bina Siswa Madani. Metode yang digunakan adalah metode edukatif dengan pemberian pendidikan kesehatan tentang kesehatan mata kepada 42 siswa kelas X dan XI. Evaluasi dilakukan menggunakan post-test untuk menilai tingkat pemahaman siswa setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait miopia dan upaya pencegahannya, yang ditunjukkan oleh kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan post test dengan baik. Edukasi kesehatan mata terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai miopia, sehingga diharapkan dapat mendorong perilaku positif dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah progresivitas miopia.