Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas III sekolah dasar pada materi benda padat dan benda cair melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think–Pair–Share (TPS). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas III Negri 40 Kota Ternate dengan subjek penelitian sebanyak 23 siswa. Desain penelitian mengikuti tahapan siklus PTK yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data penelitian dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPA siswa secara bertahap. Pada tahap pra-tindakan, hasil belajar siswa masih rendah dan belum memenuhi kriteria ketuntasan. Setelah penerapan model TPS pada siklus I, nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan belajar mengalami peningkatan, meskipun belum mencapai target yang ditetapkan. Perbaikan tindakan dilakukan pada siklus II dengan penataan kelompok yang lebih heterogen, penguatan peran guru sebagai fasilitator, serta optimalisasi setiap tahap Think, Pair, dan Share. Hasilnya, nilai rata-rata kelas meningkat secara signifikan dan sebagian besar siswa telah mencapai ketuntasan belajar sesuai kriteria yang ditetapkan. Selain meningkatkan hasil belajar, penerapan model TPS juga berdampak positif terhadap proses pembelajaran, ditandai dengan meningkatnya keaktifan, partisipasi, dan kemampuan siswa dalam mengemukakan serta mendiskusikan ide secara sederhana. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Think–Pair–Share efektif digunakan sebagai strategi perbaikan pembelajaran IPA di sekolah dasar melalui penelitian tindakan kelas.
Copyrights © 2025