Biaya pakan merupakan komponen terbesar dalam usaha peternakan ayam kampung unggul balitbangtan (KUB). Tingginya harga pakan komersial dan fluktuasi harga menjadi kendala utama pada pemeliharaan ayam KUB skala kecil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi dedak terfermentasi EM4 melalui demostrasi plot (demplot) di Desa jojog. Metode yang digunakan berupa demplot partisipatif dengan membandingkan dua perlakuan pakan, yaitu pakan komersial penuh dengan pakan campuran yang megnadung 20% dedak fermentasi EM4. Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan (FCR), bobot akhir, serta analisis ekonomi berbasis pertambahan bobot badan ayam umur 4-7 minggu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan dedak fermentasi EM4 menghasilkan performa pertumbuhan yang relatif sebanding dengan pakan komersial dengan nilai FCR sedikit lebih tinggi. Namun demikian, penggunaan dedak fermentasi mampu menurunkan biaya pakan per ekor sebesar 11,4% dan meningkatkan margin ekonomi pertambahan bobot badan sebesar 37% dibadingkan pakan komersial penuh. Kesimpulannya, penerapan dedak terfermentasi EM4 melalui demplot efektif meningkatkan efisiensi ekonomi pemeliharaan ayam KUB dan berpotensi mendukung kemandirinan pakan petenak berbasis sumber daya lokal.
Copyrights © 2026