Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan akibat keterbatasan pengetahuan, rendahnya kesadaran perilaku hidup sehat, serta minimnya keterlibatan dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Kondisi tersebut juga dialami oleh mitra kegiatan, yang menunjukkan rendahnya partisipasi remaja dalam kegiatan promotif dan preventif kesehatan serta belum optimalnya pemanfaatan Pos Pelayanan Terpadu siklus hidup. Kegiatan pengabdian ini mengusulkan Program Duta SELARAS sebagai pendekatan pemberdayaan remaja untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menempatkan remaja sebagai agen promosi kesehatan di lingkungannya. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterlibatan aktif remaja dalam upaya promotif dan preventif kesehatan secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan berbasis komunitas yang dipadukan dengan pengembangan aset masyarakat dan partisipasi aktif remaja melalui pelatihan, pendampingan, serta praktik langsung dalam pelayanan kesehatan komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kesehatan, perubahan sikap yang lebih positif, serta meningkatnya partisipasi remaja dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu terlihat pada hasil pre dan post yang terjadi peningkatan dari rata-rata 6 menjadi 9. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan remaja melalui Program Duta SELARAS efektif dalam memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan serta berpotensi dikembangkan sebagai model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan
Copyrights © 2026