Pengabdian ini berusaha mengoptimalkan peran Taman Baca Masyarakat (TBM) dalam meningkatkan minat baca generasi muda di era digital. Latar belakang menunjukkan Indonesia menghadapi krisis literasi meskipun tingginya penetrasi internet. Tujuan pengabdian adalah mengoptimalkan peran TBM melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode menggunakan teknik kualitatif partisipatif meliputi observasi, wawancara mendalam, dan focus group discussion. Populasi mencakup pengelola TBM, tokoh masyarakat, karang taruna, remaja, dan pengunjung di Kelurahan Wasaga. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dengan pendekatan partisipatif. Instrumen dan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi untuk menjamin validitas. Hasil menunjukkan TBM berfungsi sebagai pusat akses informasi, ruang interaksi sosial, dan platform digital marketing dengan peningkatan engagement 70-80% dalam tiga bulan. Kolaborasi multipihak menciptakan program terintegrasi yang memperkuat literasi lokal. Kesimpulannya, optimalisasi TBM menjadi strategi cost-effective untuk meningkatkan literasi masyarakat secara berkelanjutan di era digital.
Copyrights © 2026