Journal Transformation of Mandalika
Vol. 7 No. 1 (2026): Januari

Deteksi telur cacing echinococcus spp. pada feses anjing di dusun senggigi lombok barat

Rofi Kurnia (Unknown)
Candra Dwi Atma (Unknown)
Sucika Armiani (Unknown)
Supriadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Echinococcus spp. merupakan parasit cestoda yang bersifat zoonosis dan dapat ditularkan dari hewan ke manusia, terutama melalui peran anjing sebagai hospes definitif. Infeksi Echinococcus spp. pada manusia dapat menyebabkan penyakit echinococcosis yang berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat. Parasit ini telah dilaporkan keberadaannya di beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sehingga diperlukan upaya deteksi dini di berbagai wilayah yang berpotensi berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan telur cacing Echinococcus spp. pada feses anjing di Dusun Senggigi, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan 32 sampel feses anjing yang dikumpulkan secara purposive sampling di wilayah tersebut. Seluruh sampel diawetkan menggunakan larutan formalin 10% dan diperiksa menggunakan metode Native dan Sedimentasi. Pemeriksaan laboratorium dilakukan di Laboratorium Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Pendidikan Mandalika pada bulan Desember 2025. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh sampel feses anjing (32 sampel) tidak ditemukan telur cacing Echinococcus spp., sehingga seluruh sampel dinyatakan negatif. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan keberadaan telur cacing Echinococcus spp. pada feses anjing di Dusun Senggigi, Lombok Barat. Meskipun demikian, pengawasan dan pemeriksaan rutin tetap diperlukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penyebaran penyakit zoonosis di masa mendatang.

Copyrights © 2026