Latar Belakang: Perkembangan kesehatan ibu dan anak di Indonesia menunjukkan pentingnya optimalisasi tumbuh kembang bayi melalui stimulasi dini. Pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi taktil yang memberikan manfaat bagi perkembangan fisik dan psikologis bayi. Namun, fenomena di masyarakat menunjukkan masih rendahnya pengetahuan ibu nifas tentang teknik pemijatan yang benar dan aman. Pengetahuan merupakan domain fundamental dalam membentuk perilaku praktik perawatan bayi yang optimal. Keterbatasan pemahaman ibu dapat berisiko pada penerapan teknik yang tidak tepat dan berpotensi membahayakan bayi.Tujuan: Menganalisis pengaruh penyuluhan pijat bayi terhadap peningkatan pengetahuan ibu nifas di Ruang M RSUD Dr. I Tulungagung.Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dipilih secara purposive sampling sejumlah 30 ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan. Penyuluhan dilakukan selama 30 menit menggunakan media leaflet dan demonstrasi dengan boneka. Analisis data menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi α = 0,05.Hasil: Sebelum penyuluhan, 73,3% responden memiliki pengetahuan kurang dan tidak ada yang berpengetahuan baik. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan dengan 26,7% responden mencapai pengetahuan baik dan 46,7% mencapai kategori cukup. Hasil uji statistik menunjukkan p-value 0,000 α 0,05 yang membuktikan adanya pengaruh signifikan penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan ibu nifas.Kesimpulan: Penyuluhan pijat bayi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu nifas secara signifikan, dengan peningkatan paling tinggi pada aspek hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemijatan bayi. Kata Kunci: Penyuluhan, Pijat Bayi, Pengetahuan, Ibu Nifas, Stimulasi Taktil ABSTRACT Background: The development of maternal and child health in Indonesia shows the importance of optimizing infant growth and development through early stimulation. Infant massage is a form of tactile stimulation that provides benefits for physical and psychological development of infants. However, phenomena in society show that postpartum mothers' knowledge about correct and safe massage techniques is still low. Knowledge is a fundamental domain in shaping optimal infant care practice behavior. Limited maternal understanding can pose risks to improper technique implementation that potentially endangers infants.Purpose: To analyze the effect of infant massage counseling on improving knowledge of postpartum mothers in M Ward of Dr. I Hospital Tulungagung.Methods: This study used descriptive analytical design with One Group Pretest-Posttest Design. Samples were selected using purposive sampling of 30 postpartum mothers who met inclusion criteria. Data collection used questionnaires to measure knowledge levels before and after counseling intervention. Counseling was conducted for 30 minutes using leaflet media and demonstration with dolls. Data analysis used paired t-test with significance level α = 0.05.Results: Before counseling, 73.3% of respondents had poor knowledge and none had good knowledge. After counseling, there was significant improvement with 26.7% of respondents achieving good knowledge and 46.7% reaching sufficient category. Statistical test results showed p-value 0.000 α 0.05 proving significant effect of counseling on improving postpartum mothers' knowledge. Conclusion: Infant massage counseling proved effective in significantly improving postpartum mothers' knowledge, with the highest improvement in aspects of considerations that must be observed in infant massage. Keywords: Counseling, Infant Massage, Knowledge, Postpartum Mothers, Tactile Stimulation
Copyrights © 2026