Proyek Instalasi Perpipaan Air Limbah Kota Makassar yang merupakan bentuk kegiatan yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas. Namun kondisi di lapangan kini belum sesuai dengan apa yang telah di rencanakan sehingga diduga mengalami keterlambatan. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan keterlambatan terhadap pelaksanaan proyek tersebut, juga untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan pada pelaksanaan proyek dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil dari analisis yang dilakukan, terdapat 5 faktor dominan penyebab keterlambatan, Kriteria Material (0,2970) sub-kriteria yang paling berpengaruh yaitu Perubahan material bentuk, fungsi, dan spesifikasi, Kriteria Tenaga Kerja (0,1732) sub-kriteria yaitu Kemampuan tenaga kerja tidak memadai, Kriteria Peralatan (0,0884) sub-kriteria yang paling berpengaruh yaitu Kemampuan tenaga kerja yang tidak memadai, Kriteria Keuangan (0,1630) sub-kriteria yang paling berpengaruh yaitu Biaya tak terduga, dan Kriteria Lingkungan dan Alam (0,2785) sub-kriteria yang paling berpengaruh yaitu Tanah longsor akibat hujan deras.
Copyrights © 2026