Bank sampah memiliki peran strategis dalam menggerakkan partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui sistem pengumpulan, pemilahan, dan penjualan sampah bernilai ekonomi, bank sampah mampu menjadi instrumen penting dalam mewujudkan ekonomi sirkular di tingkat masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama Bank Sampah Arumsari (BSA) di Kelurahan Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, yang menghadapi kendala belum optimalnya pengelolaan sampah rumah tangga serta masih belum optimumnya partisipasi warga. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan fungsi Bank Sampah Arumsari melalui peningkatan kapasitas pengelolaan, pelegalan perizinan Bank Sampah, serta penguatan peran masyarakat dalam konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan operasional, serta evaluasi dampak terhadap volume sampah terpilah dan tingkat partisipasi warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan volume sampah terpilah sebesar 35% dan peningkatan partisipasi masyarakat sebesar 20% antara periode penimbangan pertama dan keenam. Selain itu, program ini meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, kesadaran lingkungan, serta nilai ekonomi yang lebih tinggi dari material hasil daur ulang. Dengan demikian, optimalisasi Bank Sampah Arumsari terbukti efektif dalam memperkuat pengelolaan sampah rumah tangga dan mendorong terwujudnya ekonomi sirkular berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026