Pekerjaan di ketinggian merupakan salah satu aktivitas dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi di sektor konstruksi. Penggunaan alat pelindung diri (APD), khususnya full body harness, menjadi kewajiban penting dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penggunaan full body harness sebagai APD pada pekerja yang bekerja di ketinggian di PT Wandao Installasi Konstruksi Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode observasi dan wawancara terhadap pekerja serta pihak manajemen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja telah menggunakan full body harness sesuai dengan ketentuan peraturan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti kurangnya pemahaman pekerja terhadap standar penggunaan APD, keterbatasan pengawasan di lapangan, serta faktor kenyamanan kerja. Penerapan sosialisasi K3, pelatihan rutin, dan pengawasan yang konsisten terbukti berperan dalam meningkatkan kepatuhan pekerja terhadap penggunaan full body harness. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan komitmen manajemen dan penguatan budaya keselamatan kerja guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja di ketinggian
Copyrights © 2026