Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (e-WOM) dan Interaksi Parasosial terhadap minat beli produk skincare di kalangan Generasi Z, khususnya pengguna TikTok di Desa Tanjungkerta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran perilaku konsumen yang semakin mengandalkan ulasan digital (e-WOM) dan kedekatan emosional (Interaksi Parasosial) yang dibangun oleh influencer di platform media sosial. Tujuan utama penelitian adalah menguji sejauh mana informasi yang tersebar secara viral dan hubungan psikologis satu arah dengan influencer memengaruhi keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sebanyak 96 responden ditentukan melalui teknik purposive sampling dan diberi kuesioner terstruktur. Teknik analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik e-WOM maupun Interaksi Parasosial berpengaruh signifikan terhadap minat beli, baik secara parsial maupun simultan. e-WOM memiliki pengaruh yang lebih dominan, menunjukkan bahwa konten ulasan dan rekomendasi yang tersebar di TikTok menjadi faktor pendorong utama. Temuan ini menyarankan agar brand skincare memprioritaskan strategi content marketing yang memicu ulasan positif dan membangun koneksi emosional yang mendalam melalui influencer yang kredibel. Penelitian ini memberikan kontribusi kebaruan dengan menguji kombinasi variabel e-WOM dan Interaksi Parasosial dalam konteks perilaku konsumen Generasi Z di wilayah semi-urban
Copyrights © 2026