Abstrak Pembelajaran matematika sering dipandang pembelajaran paling sulit dan kurang menarik oleh siswa karena memuat perhitungan, simbol, serta konsep abstrak yang kompleks. Hal tersebut berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa. Kondisi ini disebabkan oleh salah satu faktor yaitu terbatasnya kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Alternatif yang dirasa mudah dan efektif dalam mengembangkan media adalah media komik yang memuat etnomatematika dengan mengaitkan konsep matematika dan budaya lokal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendampingi guru dalam pembuatan media ethno-comic sebagai sarana pembelajaran matematika sekaligus penguatan karakter nasionalis siswa. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di MA Al Bidayah Candi Bandungan dengan peserta dari kalangan guru sebanyak 18 orang. Metode yang digunakan yaitu hands-on practice. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebesar 94,4% peserta memahami konsep etnomatematika dan mampu menjelaskan keterkaitannya dengan pembelajaran, 88,8% peserta mampu menggunakan media pembelajaran yang memuat etnomatematika, dan 83,3% peserta menghasilkan media pembelajaran ethno-comic yang siap digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pendampingan pembuatan ethno-comic menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kreatifitas guru dan kualitas pembelajaran matematika yang berorientasi pada penguatan karakter nasionalis siswa. Kata kunci: Ethno-comic; karakter nasionalis; pembelajaran matematika. Abstract Mathematics learning is often considered the most difficult and least interesting subject by students because it involves complex calculations, symbols, and abstract concepts. This has an impact on low student learning motivation. This condition is caused by one factor, namely the limited creativity of teachers in developing learning media that are appropriate to the characteristics and needs of students. An alternative that is considered easy and effective in developing media is comic media containing ethnomathematics by linking mathematical concepts and local culture. The purpose of this activity is to assist teachers in creating ethno-comic media as a means of learning mathematics while strengthening students' nationalist character. The community service activity was held at MA Al Bidayah Candi Bandungan, with 18 teachers participating. The method used was hands-on practice. The method used was hands-on practice. The results of the activity showed that 94.4% of participants understood the concept of ethnomathematics and were able to explain its relationship to learning, 88.8% of participants were able to use learning media containing ethnomathematics, and 83.3% of participants produced ethno-comic learning media that were ready to be used in the learning process. Thus, mentoring in creating ethno-comics is an effective solution in increasing teacher creativity and the quality of mathematics learning that is oriented towards strengthening students' nationalist character. Keywords: ethno-comic; national character; mathematics learning
Copyrights © 2026