Abstrak Usaha mikro sering menghadapi permasalahan dalam pengelolaan pencatatan penjualan yang masih dilakukan secara manual dan tidak terstruktur. Kondisi tersebut menyebabkan data penjualan sulit direkap, kurang terdokumentasi dengan baik, serta belum dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Alanaya Bakery sebagai usaha mikro di bidang kuliner juga mengalami kendala serupa, khususnya dalam memantau perkembangan penjualan dan menyusun laporan usaha secara sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem pencatatan penjualan dan monitoring usaha berbasis digital yang mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan mitra. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah pemilik dan pengelola Alanaya Bakery dengan jumlah peserta sebanyak lima orang (n = 5). Metode pelaksanaan meliputi observasi awal untuk mengidentifikasi permasalahan mitra, perancangan sistem pencatatan penjualan berbasis spreadsheet digital, pelatihan penggunaan sistem, serta pendampingan dan evaluasi penerapan sistem. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi langsung terhadap penggunaan sistem, wawancara dengan mitra, serta analisis data yang dihasilkan oleh sistem pencatatan penjualan digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem pencatatan penjualan berbasis digital mampu meningkatkan keteraturan pencatatan transaksi, menyediakan rekap penjualan harian dan bulanan secara otomatis, serta mempermudah monitoring perkembangan usaha. Secara kuantitatif, penerapan sistem mampu meningkatkan efisiensi waktu pencatatan transaksi hingga lebih dari 50% dan meningkatkan pemahaman mitra berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan mitra dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pengelolaan usaha mikro secara lebih efektif dan berkelanjutan. Kata kunci: pengabdian; pencatatan penjualan digital; umkm; teknologi informasi; monitoring usaha. Abstract Micro enterprises often face challenges in managing sales records that are still conducted manually and in an unstructured manner. This condition causes sales data to be difficult to summarize, poorly documented, and not optimally utilized as a basis for business decision-making. Alanaya Bakery, a micro enterprise operating in the culinary sector, experiences similar issues, particularly in monitoring sales performance and preparing simple business reports. This community service activity aims to implement a digital-based sales recording and business monitoring system that is easy to use and aligned with the partner’s needs. The target partners of this activity were the owner and managers of Alanaya Bakery, involving five participants (n = 5). The implementation methods included initial observation to identify partner problems, design of a digital sales recording system based on spreadsheet applications, training on system usage, as well as mentoring and evaluation of system implementation. The evaluation was conducted through direct observation of system usage, interviews with partners, and analysis of data generated by the digital sales recording system. The results indicate that the implemented system improves the organization of sales records, provides automatic daily and monthly sales recaps, and facilitates business performance monitoring. Quantitatively, the system increases the efficiency of transaction recording time by more than 50% and enhances partners’ understanding based on pre-test and post-test results. This activity has a positive impact on improving partners’ ability to utilize information technology to support more effective and sustainable micro-enterprise management. Keywords: community service; digital sales recording; micro enterprises; information technology; business monitoring.
Copyrights © 2026