AbstrakPeningkatan usia harapan hidup di Indonesia menyebabkan bertambahnya jumlah lansia yang memerlukan intervensi terintegrasi pada aspek kesehatan dan ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan: (1) meningkatkan pengetahuan dan praktik gizi seimbang, (2) meningkatkan pemahaman lansia tentang kesehatan mental dan pengelolaan stres, serta (3) mendorong kemandirian ekonomi lansia. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2025 di Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem dengan melibatkan 45 lansia, kader Posyandu Lansia, BKL, dan pemerintah desa. Metode pemberdayaan menggunakan ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi senam lansia, serta pemeriksaan kesehatan oleh tenaga medis. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan, sikap, dan praktik sebelum–sesudah kegiatan menggunakan analisis deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman gizi dan kesehatan yang signifikan; sebelum kegiatan 53% peserta tidak memahami materi, setelah KIE 89% menjadi paham–sangat paham. Sebanyak 95,5% peserta mampu mempraktikkan senam ringan untuk pengelolaan stres, dan >80% menyatakan termotivasi mengikuti aktivitas ekonomi produktif berbasis rumah tangga. Program KIE terbukti efektif meningkatkan kapasitas lansia pada aspek gizi, kesehatan mental, dan kemandirian ekonomi. Kata kunci: gizi; kesehatan; lansia; pemberdayaan ekonomi; stres. Abstract The increase in life expectancy in Indonesia has led to a growing elderly population that requires integrated interventions in health and economic aspects. This community service program aimed to: (1) improve knowledge and practices of balanced nutrition, (2) enhance understanding of mental health and stress management, and (3) encourage economic independence among the elderly. The activity was conducted in May 2025 at Antiga Kelod Village, Manggis District, Karangasem Regency, involving 45 elderly participants, Posyandu Lansia cadres, BKL, and village authorities. Empowerment methods included interactive lectures, group discussions, elderly exercise demonstrations, and health screenings by medical personnel. Evaluation was carried out through pre–post measurement of participants’ knowledge, attitudes, and practices using descriptive analysis. The results showed a significant improvement in nutrition and health understanding; prior to the program, 53% of participants did not understand the materials, while after the CIE session 89% became understand to highly understand. As many as 95.5% of participants were able to practice light exercise for stress management, and more than 80% expressed motivation to engage in home-based productive economic activities. The CIE program proved effective in strengthening elderly capacity in nutrition, mental health, and economic empowerment. Keywords: economic empowerment; elderly; health; nutrition; stress.
Copyrights © 2026