Abstrak Nagari Dalko memiliki potensi pertanian yang melimpah, salah satunya adalah kayu manis (Cinnamomun burmannii). Namun saat ini, potensi kayu manis belum di manfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat melalui program integrasi prodi dan nagari dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambuh kayu manis sebagai upaya mendukung pengembangan pariwisata berbasis produk lokal di Nagari Dalko. Kegiatan ini meliputi pemberian materi mengenai sabun herbal, pelatihan pembuatan sabun herbal transparan dengan berbahan aktif kulit manis serta packaging sabun herbal. Kegiatan ini di ikuti oleh dua puluh masyarakat dari Nagari Dalko. Hasilnya masyarakat sangat mendukung adanya pelatihan pembuatan sabun herbal. Hal itu didukung oleh data angket yang menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat Nagari Dalko mengenai sabun herbal awalnya hanya sekitar separuh responden yang mengetahui bahwa sabun dapat dibuat dari bahan alami seperti kayu manis (50%) dan yang memahami manfaat kayu manis bagi kesehatan kulit (60%). Namun, meningkat secara signifikan mencapai 90% dan 95%. Begitu pula dengan pemahaman bahwa sabun herbal lebih ramah di kulit, yang naik dari 80% menjadi 95%. Pengalaman responden dalam menggunakan sabun herbal juga meningkat dari 45% menjadi 70%, menunjukkan adanya minat baru untuk mencoba produk lokal berbahan alami. Ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan sekaligus mendukung pengembang perekonomian parawisata bagi kemajuan Nagari Dalko. Kata kunci: antibakteri; cinnamomum; pariwisata; sabun herbal; transparant. Abstract Nagari Dalko has abundant agricultural potential, one of which cinnamon (Cinnamomun burmannii). However, the potential of cinnamon has not been optimally utilized. Therefore, community servise activities through the study program and village integration program are carried out with the aim of improving the added value of cinnamon as an effort to support the development of local product-based tourism in Nagari Dalko. This activity includes providing material related to herbal soap, making transparent herbal soap with cinnamon as the active ingredient and herbal soap packaging. This activity was attended by twenty people from Nagari Dalko. The result showed that participant was supportive of herbal soap making training. This is supported by questionnaire data which shows that the level of understanding of the Nagari Dalko participants regarding herbal soap was initially Only about half of the respondents knew that soap could be made from natural ingredients such as cinnamon (50%) and understood the benefits of cinnamon for skin health (60%). However, it increased significantly to reach 90% and 95%. Similarly, the understanding that herbal soap is gentler on the skin increased from 80% to 95%. Respondents' experience using herbal soap also increased from 45% to 70%, indicating a renewed interest in trying local, natural products. This provided an opportunity for the participant to improve their knowledge and skill while supporting the development of the tourism economy for the progress of Nagari Dalko. Keywords: antibacterial; cinnamomum; herbal soap; tourism; transparent.
Copyrights © 2026