AbstrakKader Posyandu Lansia sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis komunitas memiliki peran penting dalam mengedukasi, mendampingi, dan memotivasi lansia agar patuh dalam menjalani terapi pengobatan. Namun demikian, kapasitas kader dalam hal pengetahuan, keterampilan komunikasi, dan metode edukasi masih perlu ditingkatkan agar intervensi yang dilakukan lebih efektif. Kelurahan Kasin Kota Malang dengan luas wilayah ±132.200 dengan 11 RW dan 96 RT bidang kesehatan merupakan salah target pelayanan yang diwujudkan melalui adanya Poskeskel, Posyandu Balita, Posyandu Lansia yang memiliki sekitar 180 orang lanjut usia (di atas 60 tahun). Kepatuhan lansia dalam mengonsumsi obat sesuai dengan resep dokter masih menjadi tantangan besar, Dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di Posyandu Lansia di kelurahan Kasin Kota Malang ditemukan bahwa kepatuhan lansia dalam mengonsumsi obat sesuai resep dokter masih rendah. Tujuan PKM ini adalah untuk meningkatan Kapasitas Kader Posyandu Lansia Dalam Meningkatkan Kepatuhan Lansia Dalam Minum Obat. Kegiatan dalam PKM ini meliputi pelatihan untuk Kader Posyandu Lansia tentang pemahaman dasar mengenai penyakit kronis yang umum diderita lansia (hipertensi, diabetes, jantung),Konsep penggunaan obat yang rasional dan risiko polifarmasi. ,Teknik menyampaikan informasi secara sederhana dan persuasive, cara menghadapi lansia dengan keterbatasan penglihatan, pendengaran, atau daya ingat, latihan komunikasi langsung menggunakan media edukasi, roleplay antara kader dan fasilitator sebagai lansia untuk meningkatkan keterampilan aplikatif. Evaluasi pengukuran pemahaman peserta pengabdian masyarakat dengan membandingkan rerata nilai pretest dan posttest Kriteria pengukuran pemahaman dikatakan berhasil apabila terjadi peningkatan rerata pemahaman pada post-test dibandingkan pre-test sebesar 50%. Kader Kesehatan dalam pengabdian yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan nilai rata rata pretest 5,7 dan post test 8,1, evaluasi ketrampilan dalam menngunakan media terhadap salah satu kader yang ditunjuk secara acak dengan menngunakan ceklist didapatkan skor 78. Luaran dalam pengabdian masyarakat ini adalah Laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Publikasi jurnal pengmas Selaparang dan Leaflet “ayo, Patuh Minum Obat. Kata Kunci : pengetahuan; kader posyandu kepatuhan; minum obat, lansia. AbstractElderly Posyandu (Integrated Health Post) cadres, as the frontline of community-based health services, play a vital role in educating, supporting, and motivating older adults to adhere to their prescribed medication regimens. However, their capacity—particularly in terms of knowledge, communication skills, and educational strategies—still requires improvement to ensure more effective interventions. Kasin Village in Malang City, covering an area of approximately 132,200 m² and comprising 11 neighborhood associations (RW) and 96 neighborhood units (RT), is one of the target areas for service delivery. Health services in the area are facilitated through the Urban Village Health Post (Poskeskel), the Toddler Posyandu, and the Elderly Posyandu, serving approximately 180 older adults (aged 60 and above). Low medication adherence among the elderly remains a major challenge at the Elderly Posyandu in Kasin Village. This Community Service Program (PKM) aimed to strengthen the capacity of Elderly Posyandu cadres in promoting medication adherence among older adults. Program activities included training sessions on common chronic illnesses in the elderly (such as hypertension, diabetes, and heart disease), principles of rational drug use, and the risks of polypharmacy. Additional topics covered included techniques for delivering information in a simple and persuasive manner, approaches for assisting older adults with sensory or memory limitations, hands-on communication practice using educational media, and role-playing exercises between cadres and facilitators acting as elderly individuals to improve practical skills. Participants’ understanding was evaluated by comparing average pre-test and post-test scores. The intervention was considered successful if post-test scores improved by at least 50% compared to pre-test scores. The health cadres achieved an average pre-test score of 5.7 and a post-test score of 8.1. An assessment of media usage skills, conducted with one randomly selected cadre using a checklist, yielded a score of 78. The outcomes of this community service program included a final report, a journal article published in the Selaparang community service journal, and a leaflet titled "Let’s Take Our Medication as Prescribed!". Kata Kunci : knowledge; posyandu cadres; medication adherence; elderly; health education.
Copyrights © 2026