Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio kemandirian dan belanja daerah terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Provinsi Jawa Tengah. Data yang digunakan adalah Laporan Realisasi Anggaran dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah selama periode 2019-2023. Penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan total 175 observasi. Analisis data diimplementasikan dalam penelitian ini mencakup Analisis Deskriptif, Regresi Data Panel, Uji Asumsi Klasik, Uji Kelayakan Model, dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Hal ini mengindikasikan masih tingginya ketergantungan daerah terhadap dana transfer pusat.. Sementara itu, belanja daerah berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Secara simultan, kedua variabel independen hanya mampu menjelaskan 5.7% variasi kinerja keuangan pemerintah daerah, sedangkan 93.3% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyarankan perlunya optimalisasi pendapatan asli daerah dan pengelolaan belanja daerah yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja keuangan pemerintah daerah.
Copyrights © 2025