Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas layanan tes TOEFL di Universitas PGRI Argopuro Jember. Layanan tes TOEFL merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung pencapaian kompetensi bahasa Inggris mahasiswa serta menjadi persyaratan akademik dan administratif. Kualitas layanan yang tidak sesuai dengan harapan mahasiswa berpotensi memengaruhi efektivitas pencapaian target akademik. Oleh karena itu, evaluasi kualitas layanan perlu dilakukan secara sistematis dan terukur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode SERVQUAL (Service Quality) yang dikembangkan oleh A. Parasuraman. Metode ini mengukur kesenjangan antara harapan dan persepsi mahasiswa terhadap lima dimensi kualitas layanan, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Augusty Ferdinand (2014), yaitu jumlah indikator dikalikan 5–10 responden. Dengan 20 indikator pernyataan, jumlah responden ideal berkisar antara 100–200 orang, dan penelitian ini melibatkan 100 mahasiswa yang telah mengikuti tes TOEFL dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum terdapat gap negatif pada seluruh dimensi, yang mengindikasikan bahwa layanan belum sepenuhnya memenuhi harapan mahasiswa. Dimensi responsiveness memiliki kesenjangan terbesar, sedangkan empathy menunjukkan gap terkecil. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai aspek layanan yang perlu diprioritaskan dalam perbaikan. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data serta artikel ilmiah yang ditargetkan terbit pada jurnal nasional terakreditasi. Secara praktis, hasil penelitian diharapkan mendukung peningkatan mutu layanan dan kepuasan mahasiswa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026