Program bantuan rumah tidak layak huni merupakan program bantuan sosial untuk meringankan keluarga berpenghasilan rendah dalam membangun rumah yang layak huni. Data calon penerima bantuan rumah tidak layak huni yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 111 data. Ketidakakuratan penyaluran bantuan rumah tidak layak huni terjadi karena tidak adanya metode dalam menentukan penerima bantuan tersebut. Penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran akan berdampak pada pembangunan rumah yang tidak selesai. Oleh karena itu, untuk memperkecil kesalahan dalam pengambilan keputusan, data diklasifikasikan menggunakan algoritma C4.5. Perhitungan algoritma C4.5 menghasilkan nilai akurasi, presisi, recall, serta pohon keputusan dari data yang diolah. Pengujian yang dilakukan menggunakan Microsoft Excel menghasilkan akurasi 100%, presisi 100%, dan recall 100%. Sementara itu, pengujian menggunakan bahasa pemrograman Python juga memperoleh hasil akurasi 100%, presisi 100%, dan recall 100%.
Copyrights © 2026