Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, memiliki potensi wisata alam yang terus berkembang, salah satunya Air Terjun Batu Santek dan Camping Ground yang dilengkapi jalur tangga sebagai akses utama pengunjung. Kondisi geografis berupa lereng curam dengan tutupan vegetasi yang belum merata menjadikan kawasan ini berpotensi mengalami erosi dan tanah longsor. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan upaya mitigasi terhadap bencana tersebut, melalui penanaman bibit pucuk merah (Syzygium myrtifolium) di sisi jalur tangga menuju Camping Ground dan Air Terjun Batu Santek. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan melalui observasi lapangan, tahap pelaksanaan penanaman bibit, serta tahap evaluasi berdasarkan pengamatan kondisi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan di lapangan menunjukkan bahwa beberapa bagian sisi jalur tangga yang sebelumnya berupa tanah terbuka mulai tertutup oleh sekitar 30 bibit yang di tanam sepanjang 40 meter. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kestabilan lereng melalui penguatan tanah oleh sistem perakaran tanaman serta memberikan nilai estetika tambahan pada kawasan wisata. Kegiatan ini menjadi langkah preventif sebagai upaya awal mitigasi dalam mengurangi risiko longsor sekaligus mendukung pengelolaan wisata alam berbasis konservasi lingkungan.
Copyrights © 2026