Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan strategi pengembangan Kurikulum Merdeka di MITQ Qoryatul Qur’an, sebuah madrasah yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kurikulum nasional secara adaptif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah yang diperkuat dengan observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MITQ Qoryatul Qur’an menerapkan model kurikulum integratif yang terdiri atas tiga komponen utama, yaitu: (1) kurikulum pokok yang berfokus pada pembentukan karakter Islami, (2) kurikulum pendamping yang mengadaptasi Kurikulum Merdeka sebagai standar nasional, dan (3) kurikulum pengembang yang menitikberatkan pada program tahfidz serta pengembangan prestasi akademik dan non-akademik. Implementasi Kurikulum Merdeka dilakukan secara bertahap dengan mendorong guru untuk berinovasi dalam menyusun Modul Ajar sebagai perangkat pembelajaran utama. Adapun kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan kompetensi guru, minimnya fasilitas digital, serta kendala kedisiplinan kehadiran guru. Meskipun demikian, penerapan Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif berupa meningkatnya fleksibilitas pembelajaran, perencanaan pembelajaran yang lebih sistematis, kreativitas guru, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran, termasuk kecerdasan buatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif yang diterapkan MITQ Qoryatul Qur’an dapat menjadi rujukan bagi madrasah lain dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka tanpa menghilangkan identitas pendidikan Islam.
Copyrights © 2025