Penelitian ini menganalisis alternatif kebijakan pengelolaan sampah yang berorientasi pada masyarakat di Kelurahan Keramasan, Palembang. Fokus dari studi ini adalah untuk mengenali masalah, menganalisis hambatan dalam pelaksanaan kebijakan, serta merumuskan saran kebijakan yang tepat. Metodologi yang diterapkan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tujuh orang informan, dan studi dokumen. Analisis dilakukan dengan menghubungkan hasil lapangan dengan kerangka Integrated Sustainable Waste Management (ISWM) beserta enam kriteria evaluasi kebijakan menurut Dunn. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Kelurahan Keramasan belum memiliki tempat penyimpanan sampah (TPS/TPS3R), layanan pengangkutan terbatas akibat kekurangan kendaraan, dan rendahnya kesadaran masyarakat tentang pemisahan sampah, sehingga pembuangan ke sungai dan pembakaran menjadi praktik yang umum. Penelitian ini menawarkan empat alternatif kebijakan kemudian dievaluasi menggunakan penilaian dengan kriteria Dunn, hasilnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat mendapatkan skor tertinggi dan direkomendasikan sebagai pilihan utama, meskipun perlu digabungkan dengan penyediaan infrastruktur, digitalisasi, dan penegakan hukum demi keberlanjutan. Implementasi yang terintegrasi diharapkan dapat mengurangi akumulasi sampah, memperbaiki kualitas lingkungan, dan meningkatkan kapasitas masyarakat lokal dalam jangka panjang. Penelitian ini memberikan landasan bagi kebijakan Pemerintah Kota Palembang serta pemangku kepentingan lokal untuk merancang intervensi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan infrastruktur.
Copyrights © 2025