Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya barang dan jasa yang ditawarkan membuat konsumen memerlukan jaminan atas produk halal yang beredar salah satunya adalah kosmetik. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui presepsi masyarakat Desa Sidogiri tentang label halal pada kosmetik wardah dan implikasi presepsi masyarakat Desa Sidogiri tentang label halal terhadap pemilihan produk ksometik wardah. Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris atau sosiologis. Sumber data diambil dari data primer yakni melalui wawancara dan data sekunder diperoleh secara tidak langsung dari sumbernya. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa (1) Persepsi masyarakat Desa Sidogiri tentang label halal pada kosmetik wardah terdapat 3 pendapat, yaitu: sebagai tanda suatu kosmetik tidak mengandung unsur haram dan aman digunakan bagi konsumen, produk yang sudah mendapat ijin BPOM, label yang diperoleh dari MUI (2) Persepsi masyarakat Desa Sidogiri tidak berimplikasi terhadap pemilihan produk kosmetik. Keterlibatan masyarakat Desa Sidogiri untuk memilih produk kosmetik wardah, dipengaruhi 4 faktor yaitu: sebagai bentuk ekspresi diri (self expressive), aspek hedonisme (hedonic importance), relevansi praktis (practical relevance) dan resiko pembelian (purchase risk), sehingga label halal pada produk kosmetik wardah jarang diperhatikan oleh masyarakat Desa Sidogiri
Copyrights © 2025