Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman tropis yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami untuk pencegahan penuaan dini. Radikal bebas akibat paparan sinar ultraviolet dan polusi berperan penting dalam percepatan penuaan kulit, sehingga diperlukan antioksidan yang aman dan efektif. Kajian ini bertujuan meninjau potensi tanaman tropis Indonesia sebagai bahan aktif antioksidan dan anti-aging dalam formulasi serum berbahan alami. Metode yang digunakan berupa Systematic Literature Review melalui pencarian artikel pada database Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif-komparatif berdasarkan nilai IC₅₀, kandungan senyawa bioaktif, mekanisme antioksidan, serta implikasinya dalam formulasi serum. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ tanaman tropis Indonesia berada pada rentang 12,739–191,19 ppm. Tanaman seperti kulit kopi arabika, rambut baby corn, salak wedi, minyak biji sacha inchi, buah malaka, dan bunga telang memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC₅₀ < 50 ppm. Kandungan senyawa bioaktif utama meliputi flavonoid, fenolik, tanin, antosianin, dan vitamin C yang berperan dalam penangkapan radikal bebas serta perlindungan kolagen kulit. Dari sisi formulasi, ekstrak tanaman tropis umumnya kompatibel dengan basis serum hidrogel maupun emulgel dan menunjukkan stabilitas fisik yang baik. Kajian ini menyimpulkan bahwa tanaman tropis Indonesia memiliki potensi besar sebagai bahan aktif antioksidan dan anti-aging dalam formulasi serum berbahan alami, meskipun perbedaan metode ekstraksi dan pengujian menjadi keterbatasan dalam perbandingan langsung nilai IC₅₀.
Copyrights © 2026