Anemia merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup sering dialami oleh remaja dan berdampak pada penurunan konsentrasi, kebugaran fisik dan produktivitas belajar. Rendahnya pemahaman siswa mengenai anemia dan pencegahannya, termasuk cara konsumsi tablet penambah darah, menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi interaktif berbasis leaflet dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai anemia. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimental one group preāpost test dengan sampel 30 siswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah intrvensi edukasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengevaluasi perbedaan skor pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 50% meningkat menjadi 98,6% pada post-test. Hasil analisis statistik memberikan nilai signifikansi 0,001 yang mengindikasikan perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Dapat disimpulkan bahwa intervensi edukasi menggunakan media leaflet merupakan strategi yang efektif dan relavan diterapkan dalam program pendidikan kesehatan di sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan promosi kesehatan remaja dan dapat mendukung implementasi program nasional pencegahan anemia melalui konsumsi Tablet Tambah Darah.
Copyrights © 2026