Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) menjadi komponen strategis dalam peningkatan mutu dan efisiensi pelayanan, khususnya bagi pasien BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi RME dan SIMRS terhadap efisiensi pelayanan dan kepuasan pasien BPJS di RS Amalia Bontang. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan pada Agustus 2025, melibatkan pasien BPJS yang telah menggunakan layanan digital rumah sakit minimal satu kali dalam enam bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RME dan SIMRS berpengaruh signifikan terhadap efisiensi pelayanan (p < 0,001) dengan odds ratio (OR) sebesar 10,19 (95% CI: 5,55–18,69) serta terhadap kepuasan pasien BPJS (p < 0,001) dengan OR sebesar 13,86 (95% CI: 7,37–26,06). Nilai OR yang tinggi mengindikasikan bahwa optimalisasi penerapan sistem digital rumah sakit secara substansial meningkatkan efisiensi operasional dan persepsi kualitas layanan pasien. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen digital rumah sakit sebagai strategi manajerial untuk meningkatkan mutu layanan dan kepuasan pasien BPJS, khususnya di konteks rumah sakit daerah yang sedang beradaptasi dengan transformasi layanan berbasis teknologi.
Copyrights © 2026