Pendahuluan : Prevalensi Hipertensi tetinggi pada golongan lansia. Penyakit ini memerlukan pengobatan secara terus menerus, sedangkan tubuh lansia mengalami penurunan toleransi akan obat kimia. Intervensi non-farmakologis sangat diperlukan untuk menunjang perawatan lansia dirumah. Tujuan : Membandingkan efektivitas terapi musik dengan akupresur dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan Hipertensi. Metode : Penelitian studi komparasi menggunakan desain quasi eksperimen pre-posttest with comparison group pada lansia Hipertensi di Panti PPRSLU Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan. Sampel berjumlah 30 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing berjumlah 15 responden menggunakan purposive sampling. Pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital sebelum dan sesudah intervensi selama 2 minggu. Analisis Data melalui uji paired t test, Wilcoxon, dan Mann Whitney dengan SPSS versi 27. Hasil : Terapi musik efektif menurunkan tekanan diastole (p value = 0,017), dan akupresur efektif menurunkan tekanan sistole (ρ value = 0,017). Hasil uji komparasi kedua terapi pada tekanan sistole p value = 0,652 dan diastole p value = 0,051 sehingga disimpulkan tidak ada perbedaan yang bermakna diantara kedua terapi dalam menurunkan tekanan darah lansia dengan Hipertensi atau tidak ada yang lebih efektif diantara kedua terapi tersebut. Saran : Terapi musik dan terapi akupresur dapat direkomendasikan menjadi terapi ajuvan dalam perawatan lansia Hipertensi.
Copyrights © 2025