Pembelajaran kitab kuning merupakan ciri khas pendidikan pesantren yang menuntut kemampuan santri dalam membaca teks Arab tanpa harakat secara tepat dan memahami maknanya. Perbedaan kemampuan santri dalam membaca kitab kuning menunjukkan perlunya metode pembelajaran yang efektif, salah satunya adalah metode sorogan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode sorogan terhadap kemampuan santri dalam membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Darul Hadis Al-Aidarusiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi sekaligus sampel berjumlah 35 santri yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan tes, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca kitab kuning santri dengan kontribusi sebesar 48,3%, sedangkan 51,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, metode sorogan terbukti efektif dan relevan untuk dipertahankan serta dikembangkan dalam pembelajaran kitab kuning di pesantren.
Copyrights © 2025