Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan stres kerja dalam memediasi pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bangkinang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh pegawai Lapas. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan SmartPLS untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan lingkungan kerja berpengaruh negative terhadap stres kerja. Beban kerja secara tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawa, namun lingkungan kerja secara langsung tidak terbukti berpenguruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, stres kerja berperan sebagai mediator parsial, memediasi pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Dengan kata lain, pengelolaan beban kerja dan peningkatan kualitas lingkungan kerja dapat menurunkan stres kerja, sehingga kinerja pegawai meningkat. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen Lapas Kelas II A Bangkinang, berupa melakukan pengaturan beban kerja yang proporsional, peningkatan kualitas lingkungan kerja, serta penerapan program manajemen stres untuk mendukung kinerja pegawai secara optimal.
Copyrights © 2026