Kota Depok merupakan salah satu kota yang padat penduduknya di wilayah Jabodetabek. Kepadatan penduduk dapat berkontribusi pada pola makan yang tidak sehat, kurangnya akses ke ruang terbuka untuk aktivitas fisik, dan tingkat stres yang lebih tinggi, semua faktor yang dapat meningkatkan risiko diabetes. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan dalam memahami manfaat bahan-bahan alami dalam mengelola diabetes, serta cara-cara mengolahnya dengan benar untuk menjaga keefektifan dan keamanannya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan presentasi tentang pembuatan jamu untuk mengontrol dan membatasi asupan gula. Selain itu adanya kegiatan diskusi peserta pelatihan sebanyak 72 orang berusia 18-70 tahun dan dari latar belakang yang berbeda. Tanaman yang digunakan seledri, pare, dan daun bawang. Metode yang digunakan dalam pembuatan jamu adalah infusa. Metode cara ekstraksi menggunakan pelarut air pada suhu 90°C selama 15 – 20 menit. Hasil data menunjukan lingkar perut diatas 99cm sekitar 66%. Selain itu deketahui penderita diabetes 5,6% dan yang memiliki keturunan diabetes sekitar 16,7%. Kegiatan ini dilakukan pendampingan pengetahuan tentang diabetes, termasuk cara mengelola kondisi ini, memahami peran jamu dalam manajemen diabetes, dan mengidentifikasi bahan-bahan alami yang bermanfaat. Kegiatan ini dapat berguna untuk masyarakat dan aparat desa, sehingga dapat digunakan dan disebarluaskan ke seluruh masyarakat desa dalam membuat racikan jamu dalam meningkatkan imunitas masyarakat.
Copyrights © 2024