Keamanan pangan jajanan anak sekolah dasar masih menjadi persoalan penting karena rendahnya literasi keamanan pangan meningkatkan risiko konsumsi makanan berbahaya seperti yang mengandung formalin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keamanan pangan dan kesadaran risiko formalin pada siswa sekolah dasar serta membentuk kemampuan berpikir kritis dan keterampilan selektif dalam memilih jajanan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di SD Pemuda Bangsa Kota Depok pada siswa kelas IV melalui pendekatan edukasi interaktif dan visual menggunakan presentasi, diskusi, tanya jawab, serta mini games “Pilih Makanan Sehat vs Tidak Sehat”, dengan evaluasi deskriptif berdasarkan observasi partisipasi dan ketepatan jawaban sebelum dan setelah penguatan materi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif dan pergeseran pemahaman siswa mengenai bahaya formalin, ciri makanan berisiko, serta dampak kesehatannya, ditandai dengan meningkatnya ketepatan pengelompokan makanan dan kemampuan menjelaskan alasan pemilihan pada putaran kedua mini games. Edukasi berbasis visual dan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keamanan pangan dan membentuk sikap kritis siswa dalam memilih jajanan sehari-hari. Ke depan, program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru dan orang tua agar terbentuk budaya sadar keamanan pangan sejak dini serta meminimalkan risiko paparan bahan berbahaya pada anak.
Copyrights © 2025