Latar Belakang: Henti jantung merupakan suatu kondisi berhentinya jantung memompa darah secara spontan. Penyebab terjadinya henti jantung karena sistem kelistrikan pada jantung tidak berfungsi dengan baik. Jika ada ketidaktepatan dalam pemberian pertolongan dapat berakibat fatal yang menyebabkan kematian. Tujuan: Untuk mengidentifikasi efektivitas pemberian pendidikan kesehatan tentang bantuan hidup dasar dengan metode simulasi dan media audiovisual terhadap pengetahuan tim relawan emergency di wilayah Banjarmasin utara. Metode: Desain penelitian yaitu eksperimen komparatif two grup pretest and posttest design dan menggunakan lembar kuesioner untuk mendapatkan data dari responden. Sampel berjumlah 30 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Penelitian didapatkan nilai rata-rata pada metode simulasi 8.00 dan pada media audiovisual 7.50 dan didapat nilai p-value = 0,001 (α < 0,05). Kesimpulan: Metode simulasi lebih efektif dibandingkan dengan media audiovisual terhadap pengetahuan tim relawan emergency di wilayah Banjarmasin utara. Diharapkan para relawan emergency menerapkannya pada kondisi kegawatdaruratan seperti henti jantung.
Copyrights © 2025