Program Hubungan Masyarakat (humas) memiliki peran strategis dalam membangun citra positif dan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas yang semakin tinggi. Lembaga pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai penyelenggara proses pembelajaran, tetapi juga sebagai institusi publik yang harus mampu menjalin hubungan harmonis dengan berbagai pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran program humas dalam membangun citra dan kepercayaan publik di lembaga pendidikan melalui pemahaman konsep dasar, tujuan, serta peran dan fungsi humas. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah relevan yang membahas humas dan komunikasi organisasi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa program humas yang dirancang secara sistematis, berbasis komunikasi dua arah, serta berorientasi pada kepentingan publik mampu meningkatkan citra kelembagaan dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Tujuan utama program humas di lembaga pendidikan tidak hanya sebatas penyampaian informasi, tetapi juga mencakup pembangunan relasi, pengelolaan opini publik, serta penciptaan pemahaman dan dukungan terhadap kebijakan dan program pendidikan. Dengan demikian, humas berfungsi sebagai mediator, fasilitator komunikasi, dan pengelola reputasi lembaga pendidikan. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual bagi pengelola lembaga pendidikan dalam mengoptimalkan program humas sebagai bagian dari strategi manajemen pendidikan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026