Pemeliharaan sumber daya manusia dan hubungan industrial yang harmonis merupakan elemen penting dalam keberhasilan manajemen sumber daya manusia (MSDM), khususnya di lembaga pendidikan. Praktik pemeliharaan SDM yang baik, seperti pemberian kesejahteraan, pengembangan kompetensi, serta perlindungan hak tenaga pendidik dan kependidikan, perlu didukung oleh hubungan industrial yang sehat antara manajemen dan tenaga kerja. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pemeliharaan dan hubungan industrial sebagai alat pengukuran dampak MSDM di lembaga pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah kajian konseptual dengan menelaah literatur ilmiah terkait pemeliharaan SDM, hubungan industrial, dan pengukuran kinerja MSDM. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemeliharaan SDM dan hubungan industrial dapat dijadikan indikator strategis dalam menilai efektivitas MSDM, karena berpengaruh langsung terhadap kepuasan kerja, komitmen organisasi, kinerja tenaga pendidik, serta stabilitas lingkungan kerja. Selain itu, integrasi kedua konsep tersebut dalam kerangka pengukuran dampak MSDM mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai keberhasilan kebijakan dan praktik MSDM di lembaga pendidikan. Dengan demikian, pemeliharaan SDM dan hubungan industrial tidak hanya berfungsi sebagai aspek operasional, tetapi juga sebagai instrumen evaluatif dalam pengambilan keputusan manajerial. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi konseptual bagi pengelola lembaga pendidikan dalam mengembangkan sistem pengukuran dampak MSDM yang berkelanjutan dan berbasis hubungan kerja yang harmonis.
Copyrights © 2026