Teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi elemen fundamental dalam kehidupan manusia di era digitalisasi dan globalisasi, termasuk dalam bidang manajemen sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor pendidikan. Transformasi digital mengubah cara lembaga pendidikan mengelola tenaga pendidik dan kependidikan, mulai dari perencanaan, perekrutan, pengembangan, hingga evaluasi kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen SDM, serta mengidentifikasi tantangan yang muncul akibat perubahan karakteristik generasi kerja dan perkembangan teknologi mutakhir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap berbagai sumber literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi, seperti e-recruitment dan e-learning, mampu meningkatkan jangkauan rekrutmen, mempercepat proses seleksi, serta mengoptimalkan pembelajaran tanpa batasan ruang dan waktu. Namun, pengelolaan generasi milenial dan Generasi Z menghadirkan tantangan tersendiri, seperti kebutuhan akan fleksibilitas kerja, tekanan kesehatan mental, serta ketergantungan pada teknologi digital. Selain itu, Revolusi Industri 4.0 dan penerapan kecerdasan buatan (AI) membawa peluang besar dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja, tetapi juga menimbulkan risiko pengangguran struktural dan kesenjangan kompetensi. Perubahan pola kerja menuju sistem kerja hibrida, jarak jauh, dan fleksibel menuntut inovasi kebijakan dan strategi manajemen SDM yang adaptif. Dengan demikian, integrasi teknologi dalam manajemen SDM menjadi keharusan untuk meningkatkan daya saing lembaga sekaligus kesejahteraan tenaga kerja di era digital.
Copyrights © 2026