Dalam lanskap bisnis global yang ditandai oleh percepatan disrupsi digital, manajemen talenta strategis semakin dipandang sebagai determinan kunci keunggulan kompetitif dan keberlanjutan organisasi. Perusahaan multinasional teknologi, khususnya yang beroperasi di Indonesia, dihadapkan pada tantangan kompleks dalam menarik, mengembangkan, dan mempertahankan high-potential employees di tengah dinamika pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik terbaik (best practices) manajemen talenta yang diterapkan oleh perusahaan multinasional teknologi di Indonesia dalam konteks tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus komparatif terhadap lima perusahaan multinasional teknologi terkemuka. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 28 informan kunci yang terdiri atas pimpinan SDM dan talenta, observasi langsung terhadap praktik organisasi, serta analisis dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut menerapkan strategi talent management yang bersifat holistik dan terintegrasi melalui empat pilar utama, yaitu employer branding yang autentik berbasis purpose-driven culture, employee value proposition yang kompetitif dan dipersonalisasi, learning ecosystem yang agile serta didukung teknologi digital, dan career pathing yang fleksibel dengan penekanan pada pengembangan lateral. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi tantangan khas dalam konteks Indonesia, meliputi kesenjangan keterampilan digital, perbedaan ekspektasi kerja generasi milenial dan Gen Z, serta intensitas kompetisi talenta lintas sektor industri. Framework manajemen talenta yang dihasilkan memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan kajian strategic human resource management dan menawarkan implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang strategi akuisisi dan retensi talenta yang adaptif di era disrupsi digital.
Copyrights © 2026