Kebakaran merupakan bencana yang kerap terjadi di lingkungan sekolah yang berisiko tinggi akibat instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik, dan aktivitas yang padat, sehingga rendahnya pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dapat meningkatkan risiko kerugian, cedera, dan kepanikan, menjadikan edukasi dan kesiapsiagaan kebakaran sebagai hal yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi waspada kebakaran terhadap tingkat pengetahuan dan sikap siswa di Madrasah Tsanawiyah Swasta Al Ittihadiyah Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pretest–posttest yang melibatkan 30 siswa kelas VII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan distribusi pengetahuan siswa kategori baik dari 56,7% sebelum edukasi menjadi 86,7% sesudah edukasi, serta peningkatan sikap siswa kategori baik dari 53,3% menjadi 83,3%. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan siswa dari 12,80 menjadi 16,73 dengan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05), yang menandakan bahwa edukasi waspada kebakaran berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa. Edukasi kebakaran meningkatkan tingkat pengetahuan siswa yang mencakup pemicu kebakaran dan pentingnya pencegahan dari api kecil, serta sikap siswa terhadap bencana yang meliputi langkah pencegahan, penggunaan APAR, dan prosedur evakuasi, di mana pengetahuan dan sikap sama-sama menunjukkan peningkatan yang signifikan. Edukasi waspada kebakaran terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif siswa dalam menghadapi risiko bencana kebakaran di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026