Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada bayi usia 0–1 tahun karena sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang secara optimal. Penanganan ISPA umumnya menggunakan terapi farmakologis, namun terapi non-farmakologis seperti akupresur mulai banyak dikembangkan sebagai alternatif yang aman. Akupresur batuk pilek diketahui dapat membantu meredakan gejala, meningkatkan sirkulasi darah, serta mempercepat proses penyembuhan ISPA pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupresur batuk pilek terhadap perbaikan gejala ISPA pada bayi usia 0–1 tahun di My Hanna Baby Spa Tanah Grogot. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 bayi yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, checklist penilaian gejala ISPA sebelum dan sesudah terapi, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Marginal Homogeneity dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum terapi, sebagian besar bayi mengalami ISPA kategori sedang (60%) dan ringan (40%). Setelah diberikan terapi akupresur, terjadi perbaikan kondisi, di mana 53,3% bayi dinyatakan sembuh, 26,7% masih dalam kategori sedang, dan 20% dalam kategori ringan. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan terapi akupresur terhadap perbaikan kondisi ISPA. Dapat disimpulkan bahwa terapi akupresur batuk pilek efektif dalam memperbaiki gejala ISPA pada bayi usia 0–1 tahun dan dapat digunakan sebagai alternatif terapi non-farmakologis yang aman dan mudah diterapkan.
Copyrights © 2026