Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keahlian akuntansi dan pengalaman magang terhadap kesiapan kerja mahasiswa akuntansi, dengan fokus studi pada mahasiswa akuntansi di Surakarta. Kesiapan kerja merupakan aspek krusial bagi lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, di mana kompetensi teknis dan pengalaman praktis seringkali menjadi determinan utama. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang terpilih. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas) serta analisis regresi linear berganda untuk menguji hipotesis secara parsial (uji t) dan simultan (uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keahlian akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Hal ini mengindikasikan bahwa penguasaan teknis akuntansi yang mendalam meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi tugas-tugas profesional. Demikian pula, pengalaman magang terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja. Keterlibatan langsung mahasiswa dalam lingkungan kerja nyata melalui program magang memberikan pemahaman praktis yang tidak didapatkan di bangku perkuliahan. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai F-hitung sebesar 41,325 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square menunjukkan bahwa kontribusi keahlian akuntansi dan pengalaman magang dalam menjelaskan variasi kesiapan kerja adalah sebesar 35,1%, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kurikulum berbasis kompetensi dan optimalisasi program magang sangat penting untuk meningkatkan kualitas lulusan.
Copyrights © 2026