Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi integritas dan etika birokrasi pada Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Komering Ilir serta mengidentifikasi tantangan dan strategi penguatannya dalam mendukung tata kelola sektor perikanan yang akuntabel dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Informan ditentukan secara purposive, meliputi Kepala Dinas, pejabat bidang, dan pegawai pelaksana. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas birokrasi diinternalisasikan melalui penerapan disiplin kerja, penggunaan standar operasional prosedur (SOP), pembinaan kode etik, serta penerapan Sistem Pengawasan Internal (SPI) yang didukung pengawasan eksternal oleh lembaga audit. Etika birokrasi juga tercermin dalam pengelolaan lelang lebak lebung, program restocking, serta penyaluran bantuan perikanan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi, efektivitas, dan keberlanjutan lingkungan. Mekanisme pelaporan publik, baik secara langsung maupun melalui sistem daring, turut memperkuat kontrol sosial serta mencegah potensi benturan kepentingan. Meskipun implementasi integritas dan etika telah berjalan relatif baik, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan kewenangan pengawasan dan perlunya konsistensi internalisasi nilai etika. Oleh karena itu, penguatan kapasitas aparatur, optimalisasi pengawasan, dan peningkatan partisipasi masyarakat menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perikanan yang berintegritas dan berkeadilan.
Copyrights © 2026