Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan kelayakan antara usahatani mina padi kolam dalam dengan sistem intensif dan semi intensif. Selama ini kedua sistem tersebut selalu dilaksanakan akan tetapi belum ada yang melakukan pengkajian mengenai perbedaan kelayakannya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Adapun waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan bulan Oktober tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan mengambil 84 orang petani menjadi responden dengam menggunakan metode sampel jenuh (sensus). Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh di lapangan dan data skunder yang berasal dari intansi yang kredibel. Analisis yang digunakan untuk melihat potensi adalah analisis deskriptif dan untuk kelayakan menggunakan analisis RC ratio. Sedangkan uji t digunakan untuk menguji perbedaan kelayakan. Berdasarkan hasil temuan diketahui bahwa Desa Arjasari dan Desa Ciawang memiliki potensi yang sangat mendukung untuk budidaya mina padi kolam dalam. Selanjutnya untuk kedua sistem usahatani mina padi dinyatakan layak secara finansial. Disamping itu perbandingan antara sistem intensif dan semi intensif memiliki perbedaan yang signifikan.
Copyrights © 2026