Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual dan self efficacy terhadap quarter life crisis; 2) mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual terhadap quarter life crisis; 3) mengetahui pengaruh self efficacy terhadap quarter life crisis. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria: 1) mahasiswa aktif Psikologi UNISA Angkatan 2022-2023; 2) berusia 18-25 tahun; 3) beragama Islam. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasi untuk menguji hubungan antar variabel. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala likert. Hasil data kemudian diolah menggunakan metode analisis model regresi linier berganda (multiples). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan signifikan. Kecerdasan spiritual dan self-efficacy secara simultan memberikan kontribusi pengaruh sebesar 51,4% terhadap quarter life crisis. Perhitungan sumbangan efektif pada kecerdasan spiritual mempengaruhi sebesar 15,44% dan self-efficacy mempengaruhi sebesar 35,96% terhadap quarter life crisis.
Copyrights © 2026