Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Organisasi di Rumah Sakit X Menggunakan Open System Model Hidayatulloh, Yasin Syarif; Perwira, Luqman Tifa
Psyche 165 Journal Vol. 16 (2023) No. 3
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v16i3.246

Abstract

Pasca pandemi covid-19, bisnis dibidang kesehatan mulai berbenah, salah satunya adalah dengan perbaikan system-sistem dan fasilitas yang dimiliki. Rumah sakit X merupakan salah satu organisasi yang diakuisisi oleh PT AMH, yang selama berjalannya bisnis harus terus bersaing ditengah ketatnya bisnis kesehatan di daerah Sleman Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mengetahui dinamika dari pengembangan organisasi yang dilakukan oleh Rumah Sakit X, ditengah persaingan bisnis kesehatan yang kompetitif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif studi kasus, untuk dapat menangkap fenomena yang ada di rumah sakit. Subjek dalam penelitian ini adalah Rumah Sakit X, sebagai sebuah entitas bisnis yang sesuai dengan fenomena yang akan diteliti. Bertindak sebagai narasumber adalah karyawan-karyawan yang paling awal bergabung dengan Rumah Sakit X, serta direktur rumah sakit yang saat ini menjabat, dengan pertimbangan akan kekayaan informasi yang dimilikinya. Berdasarkan hasil diagnosa terhadap Rumah Sakit X, maka didapatkan bahwa keuangan dari Rumah Sakit X masih belum mampu mandiri, yang disebabkan karena beberapa hal sehingga perlu untuk dilakukannya pengembangan organisasi. Program yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan branding organisasi yang baik, cara ini dianggap ampuh, terutama untuk menjawab tantangan dari competitor-kompetitor lain yang berada di kawasan Sleman Timur. Citra dan branding yang baik diharapkan dapat mendatangkan dan meningkatkan jumlah pasien yang datang ke Rumah Sakit X, sehingga akan berdampak pada keuangan Rumah Sakit X yang terus membaik dan dapat melakukan ekspansi bisnis ke area yang lebih luas.
Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual dan Self-Efficacy Terhadap Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Psikologi UNISA Yogyakarta Angkatan 2022-2023 Maryam; Hidayatulloh, Yasin Syarif
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.13907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual dan self efficacy terhadap quarter life crisis; 2) mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual terhadap quarter life crisis; 3) mengetahui pengaruh self efficacy terhadap quarter life crisis. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria: 1) mahasiswa aktif Psikologi UNISA Angkatan 2022-2023; 2) berusia 18-25 tahun; 3) beragama Islam. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasi untuk menguji hubungan antar variabel. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala likert. Hasil data kemudian diolah menggunakan metode analisis model regresi linier berganda (multiples). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan signifikan. Kecerdasan spiritual dan self-efficacy secara simultan memberikan kontribusi pengaruh sebesar 51,4% terhadap quarter life crisis. Perhitungan sumbangan efektif pada kecerdasan spiritual mempengaruhi sebesar 15,44% dan self-efficacy mempengaruhi sebesar 35,96% terhadap quarter life crisis.
Pengaruh Logoterapi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Hidayatulloh, Yasin Syarif; Malahati, Fildzah
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of logotherapy in enhancing students’ learning motivation. The research employed a quantitative experimental method with a pretest-posttest design. The subjects consisted of 10 first-year students at Universitas Aisyiyah Yogyakarta, selected using purposive sampling. Logotherapy sessions were conducted, and learning motivation was measured before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significance value of p = 0.705 (p > 0.05), indicating no significant difference in students’ learning motivation scores before and after the intervention. These findings suggest that short-duration and limited-intensity logotherapy is not sufficient to produce a meaningful impact on students’ learning motivation. Other contributing factors may include limited intervention sessions, small sample size, and external academic conditions. The study recommends that logotherapy should be conducted over a longer period, with more sessions, and combined with practical learning strategies to achieve more effective outcomes.