Rendahnya minat belajar dan literasi sains siswa masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran IPAS, khususnya di kelas IV SDN 34 Mataram. Berdasarkan hasil observasi awal, pembelajaran berpusat pada guru, partisipasi siswa rendah, dan hasil belajar banyak di bawah KKM. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi model pembelajaran yang lebih kontekstual dan berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan metode Science Adventure (variabel independen) terhadap minat belajar dan literasi sains siswa (variabel dependen). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment nonequivalent control group, melibatkan 41 siswa kelas IV sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui angket dan tes, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan Independent Sample t-test. Hipotesis penelitian menyatakan ada pengaruh positif signifikan model CTL dengan metode Science Adventure terhadap minat belajar dan literasi sains siswa. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikansi minat belajar dan literasi sains 0.001 (< 0.05), uji effect size memperoleh nilai sebesar 53 % untuk minat belajar dan 35.7% kemampuan literasi sains. Artinya ada pengaruh positif dan signifikan model pembelajaran CTL terhadap minat belajar dan literasi sains siswa. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi guru dalam merancang pembelajaran IPAS yang kontekstual dan bermakna.
Copyrights © 2026